Google Plus Bakal Ditutup Sampai Tahun Depan, Produk Gagal?

Google berencana menutup dan memberhentikan layanan sosial media Google Plus (Google+) selama 10 bulan ke depan.  Informasi ini disampaikan perusahaan tersebut melalui sebuah postingan di blog.  Dilansir the verge, keputusan penutupan tersebut merupakan langkah yang diambil setelah adanya celah keamanan yang mengekspos data pengguna.

Selain itu, meskipun aplikasi sosmed ini otomatis terinstall di semua handphone Android, nyatanya tak membuat penggunanya aktif.  Masih dari TheVerge, menurut Google tingkat penggunaan dan user engagement di Google+ sangat rendah.  90% pengguna bahkan hanya membuka aplikasi media sosial tersebut kurang dari 5 detik.

Akan Tetap Aktif Untuk Enterprise

Masih dilansir TheVerge, Google tidak sepenuhnya akan menutup layanan Google+.  Sejumlah pelanggan korporat akan tetap bisa menggunakan layanan ini, terutama untuk berkomunikasi antar anggota atau karyawan.  Google pun berencana menjadikan Google Plus sebagai “Jejaring Sosial Aman untuk Korporasi“.

Disamping itu, seiring dengan penutupan Google+ akan ada sejumlah perubahan dan penyesuaian terkait privasi di layanan Google lainnya.  Perubahaan API di mana pengembang aplikasi akan dibatasi aksesnya hanya pada perangkat Android dan Gmail.

Pengembang juga tidak lagi bisa me-rertrieve call log dan SMS permission di perangkat Android sehingga interaksi data kontak perangkat Android tidak lagi tersedia di Android Contacts API.

Tampaknya Google belajar dari kasus sakandal data Facebook dan Cambridge Analytica dimana 87 juta data pribadi pengguna Facebook bocor dan disalahgunakan.

Meski jarang digunakan, namun ada rasa kehilangan jika layanan ini benar-benar akan ditutup.  Bagaimana menurut anda?


Berikan Komentar

Memuat komentar..