Kenapa Channel Ninmedia Sering Berubah? Ini Penjelasannya

“Channel TV Ninmedia sering berubah-ubah?” Pertanyaan ini sangat sering terdengar khususnya bagi pelanggan (pengguna) baru tv satelit gratis tersebut.  Bisa jadi anda juga salah satu yang mempunyai pertanyaan demikian.

Sebelum membahas kenapa channel di Ninmedia sering ganti atau hilang, coba kita bergeser sedikit ke pertanyaan lain, “Ninmedia dapat untung dari mana, kalau pelanggannya bebas iuran?”.  Dari pertanyaan ini kita bisa menjawab pertanyaan pertama tadi.  Loh kok bisa? tentu saja bisa, mari kita bahas.

Ninmedia FreeSat dan Channel Hosting

Ninmedia Freesat adalah Channel Hosting
Informasi di website resmi Ninmedia FreeSat Indonesat

Kalau kita membuka situs resmi PT. Ninmedia Indonesia, kita bisa tahu bahwa Ninmedia adalah penyedia jasa infrastruktur Channel Hosting.  Fokusnya adalah mengembangkan ekosistem penyiaran yang bersifat Free to Air (FTA) atau bebas iuran melalui satelit.

Channel Hosting sendiri adalah layanan Ninmedia kepada siapa saja yang ingin mempunyai channel TV sendiri melalui satelit.  Bentuknya dengan menyewakan slot channel di transponder yang dioperasikan Ninmedia, ataupun juga pengembangan konten siaran secara keseluruhan.

Dari bisnis inilah Ninmedia mendapatkan penghasilan utamanya.  Nah, satu pertanyaan terjawab 🙂

Penyebab Channel Ninmedia Berubah Secara Dinamis

Bagi client Ninmedia dalam hal ini pemilik stasiun televisi yang menyewa dan menggunakan jasa channel hosting tentu besifat kontrak.  Artinya ada jangka periode waktu tertentu dalam kontrak penayangan channel tv di Ninmedia.  Lamanya bervariasi.

Sebagai konsekuensi kontrak layanan antara stasiun tv dan Ninmedia, maka channel yang ada daftar siaran pun bisa berubah-ubah.  Jika stasiun tv memperpanjang kontraknya, maka siaran tetap ada.  Jika menghentikan kontrak, maka siaran bisa gelap tiba-tiba.

Begitulah risiko bagi pelanggan, cukup nikmati channel-channel yang tayang saja.  Toh tidak ada tagihan bulanan atau harus beli paket seperti tv parabola lain.

Namun begitu, pelanggan setidaknya masih cukup bisa menikmati siaran tv nasional dan jarang terjadi timbul tenggelam untuk channel-channel besar.  Mungkin kontraknya panjang, atau sebagai daya tarik.

Sampai di sini semua pertanyaan terjawab. 🙂


Berikan Komentar

Memuat komentar..