Hacker vs Cracker

Cracker vs Hacker ✓ Ini Dia Perbedaaanya

Kamu pasti tidak asing dengan istilah Hacker kan? Yap, sejak komputer khususnya bidang IT berkembang pesat, istilah ini semakin sering kita dengar.  Bahkan mungkin di antara kamu juga ada yang kenal dengan nama-nama sejumlah hacker terkenal seperti Kevin Mitnick dan lainnya.

Selain istilah Hacker ada juga Cracker.  Keduanya adalah istilah yang digunakan untuk menyebut orang-orang yang ahli dalam dunia komputer dan (kadang-kadang) berbuat jahat.  Lalu apa bedanya hacker dan cracker?

Perbedaan Hacker dan Cracker

Banyak orang sering dibuat bingung dengan dua istilah ini.  Mungkin kamu juga salah satunya.  Jadi Kurajin kali ini akan membahas perbedaan hacker dan cracker, supaya gak ada lagi yang bingung dengan dua istilah IT ini.

Hacker

Bagi kebanyakan orang, istilah hacker sering berkonotasi negatif.  Kita sering beranggapan hacker adalah orang jahat yang suka merusak website orang lain, mengacaukan, mencuri dan lain-lain.

Sebetulnya pemahaman ini salah.  Hacker adalah orang-orang yang mempunyai kemampuan dalam menganalisis kelemahan dan kelebihan sebuah sistem.  Sebagian dari mereka melakukan hanya untuk sekedar hobi, sebagian lainnya untuk pekerjaaan.

Tapi, hacker selalu punya etika dalam dalam melakukan penyusupan sistem.  Biasanya mereka bertujuan untuk mengecek kelemahan sebuah sistem dan tanpa merusak sistemnya.  Motifnya bukan untuk mencari keuntungan semata.

Di perusuhaan-perusahaan teknologi besar, umumnya mereka punya hacker yang bekerja untuk menjaga jaringan IT milik perusahaan dari kemungkinan dirusah oleh pihak luar.  Mereka menguji sistem keamanan secara berkala, dan menutup celah keamanan jika memang ditemukan.

Cracker

Kebalikan dari Hacker, Cracker adalah orang-orang yang suka menyusup ke sistem orang lain dengan tujuan negatif.  Biasanya mencuri, mem-bypass lisensi atau password, merubah tampilan website orang lain (deface) dan kegiatan jahat lainnya.

Mereka umumnya melakukan kegiatan tersebut untuk mencari kepuasan atau bahkan dengan motif ekonomi.  Misalnya meretas sistem milik perusahaan besar untuk memeras, atau mencuri data-data rahasia dan menyalahgunakannya.

Perbedaan hacker dan cracker mirip dengan perbedaan antara penjahat dan polisi.  Penjahat mempelajari ilmu kejahatan untuk keuntungan diri sendiri dan merugikan orang lain, sedangkan polisi mempelajari ilmu kejahatan untuk mencegah kejahatan terjadi di masyarakat.

Persamaan Hacker dan Cracker

Walaupun punya dua sisi yang berlawanan, hacker dan cracker punya kesamaan.  Mereka sama-sama menyukai tantangan dalam mencari kelemahan suatu sistem.  Mereka juga sama-sama mempunyai semangat dalam mempelajari teknologi dan teknik-teknik baru sistem keamanan komputer dan jaringan.

Akhir Kata

Itu tadi informasi tentang perbedaan hacker dan cracker yang perlu kamu tahu.  Mudah-mudahan ada manfaatnya, dan jangan lupa share artikel ini jika kamu suka. )